Artikel Disintegrasi

Apa yang harus Saya lakukan Sebagai pelajar dalam upaya mencegah disintegrasi bangsa?

Disintegrasi bangsa adalah keadaan yang tidak bersatu padu dan Mangakibatkan terjadinya perpecahan di dalam suatu bangsa.Disintegrasi biasanya terjadi karena kurang terima terhadap perbedaan yang ada.

Bahaya Disintegrasi Bangsa
Indonesia yang memiliki keanekaragaman dan sebagai negara kepulauan (Archipelagic State) baik dilihat dari berbagai segi, seperti, agama, bahasa, ras dan adat istiadat, dan juga kondisi faktual ini pada sisi lain merupakan kekayaab bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa-bangsa lain yang tetap wajib dipelihara.
Keanekaragaman itu juga memiliki potensi konflik yang bila tidak dikelola dengan baik bisa mengganggu persatan, keutuhan dan kesatuan bangsa, contohnya gerakan separatisme yang ingin memisahkan diri dari negara Kesatuan Republik Indonesia dari sebab ketidakpuasan serta perbedaan kepentingan yang bisa mengakibatkan terjadinya disintegrasi bangsa. Potensi tersebut sangatlah besar hal itu bisa kita lihat daru banyaknya permasalahan yang kompleks yang terjadi dan jika tidak diberi solusi pemahamannya bisa berdampak pada meningkatnya konflik.

Jenis-jenis Disintegrasi

1. Disintegrasi vertikal
Untuk disintegrasi vertikal ini terjadi dalam sebuah kasta atau tingkatan yang berbeda. Kasta yang satu lebih tinggi dibandingkans kasta yang lainnya. Misalnya, sebuah disintegrasi yang terjadi antara anak dengan orang tua maupun antara suami dengan istri. Sudah tentu dalam hal ini kasta atau tingkatan orang tua lebih tinggi dibandingkan dengan anak. Sehingga anak harus menuruti perintah orang tua


2. Disintegrasi horizonal
Jika sebelumya disintegrasi vertikal disebabkan karena perbedaan kasta atau tingkatan, maka untuk disintegrasi horizontal ini terjadi pada masyarakat yang memiliki kasta yang sama. Sehingga masyarakat tidak membeda-bedakan tingkatan kasta atau status antarmasyarakat. 

Penyabab disintegrasi:
1. Maraknya Penyebaran Ideologi Selain Pancasila
2. Ketimpangan di Bidang Demografi
3. Kesenjangan Kekayaan Alam di Antara Daerah
4. Iklim Politik yang Kurang Sehat
5. Lambannya Kemajuan Ekonomi
6. Menurunnya Tingkat Toleransi di Tengah Masyarakat

Upaya:
1.Membangun dan menghidupkan terus komitmen, kesadaran dan kehendak untuk bersatu.
2.Menciptakan kondisi yang mendukung komitmen, kesadaran dan kehendak untuk bersatu dan membiasakan diri untuk selalu membangun konsensus.
3.Membangun kelembagaan (Pranata) yang berakarkan nilai dan norma yang menyuburkan persatuan dan kesatuan bangsa.
4.Merumuskan kebijakan dan regulasi yang konkret, tegas dan tepat dalam aspek kehidupan dan pembangunan bangsa, yang mencerminkan keadilan bagi semua pihak, semua wilayah.
5.Upaya bersama dan pembinaan integrasi nasional memerlukan kepemimpinan yang arif dan efektif.

Komentar